I. Pendahuluan

Investasi merupakan hal yang sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan suatu perusahaan dalam jangka panjang, Perusahaan dapat semakin berkembang dan memperoleh keuntungan yang lebih besar melalui investasi yang tepat sehingga dengan peluang yang ada pada peluang investasi untuk pengembangan usaha di bidang Air Minum Dalam Kemasan mempunyai peluang yang cukup besar apabila di kelola dengan baik.
PT Indra Karya (Persero) melihat bahwa investasi dalam bidang Air Minum Dalam Kemasan, akan sangat menguntungkan sebagai salah satu pilar dalam pengembangan usaha perusahaan, serta dalam upaya turut serta mengembangkan potensi sumber daya alam bagi kemajuan masyarakat.
Kebutuhan akan air bersih merupakan suatu kebutuhan yang mendasar bagi seluruh lapisan masyarakat. Seiring dengan semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, maka pola konsumsi air yang bermutu, sehat dan berkualitas merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat. Dalam hal ini maka pasar memerlukan hadirnya sebuah produk air minum yang berkualitas, sehat dan terjangkau.
Bisnis air minum Dalam Kemasan (AMDK) semakin menarik karena kebutuhan akan air minum terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perusahaan yang berusaha di bisnis AMDK semakin banyak, dan kebutuhan masyarakat akan air minum sangat tinggi, padahal ketersediaan air yang layak minum dalam arti berkualitas dan terjamin dari segi kesehatan semakin sulit diperoleh khususnya disetiap kota besar tidak lepas dari keperluan air minum dalam kemasan.
Dengan adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 85/PUU-XI/2013, yang menyatakan bahwa dalam pengujian Undang Undang Nomor 7 Tahun 2004, Tentang Sumber Daya Air terhadap Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menyatakan bahwa Undang Undang Nomor 7 Tahun 2004 dinyatakan bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945 sehingga semua turunan legal yang berkaitan dengan pemanfaatan Sumber Daya Air akan ditata kembali dan diserahkan pengaturannya oleh Negara dan yang bersifat bisnis akan diserahkan pengaturannya kepada Lembaga Bisnis milik Negara.

II. Maksud dan Tujuan

Tujuan:

Secara umum mendirikan pabrik AMDK adalah bertujuan menggali sumber potensi yang dimiliki oleh daerah untuk dijadikan suatu usaha yang mampu memberikan keuntungan pada perusahaan dan pada akhirnya dapat memberikan manfaat lebih pada masyarakat dan daerah.

Manfaat:

  1. Merupakan produk baru air minum dalam kemasan yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat dengan kualitas yang tinggi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk air minum.
  2. Merupakan produk air minum dalam kemasan yang memberi dampak yang baik bagi kesehatan.
  3. Membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan menciptakan multiplier efek terhadap usaha kecil yang ada.
  4. Mendukung visi dan misi dari perusahaan yang akan mengembangkan usaha terhadap kegiatan yang dapat menguntungkan.
III. Potensi Pasar dan Strategi Pemasaran

Menurut studi pasar, maka pelanggan pengguna produk AMDK adalah konsumen akhir (end user) mereka dapat dikelompokkan dari sifat kegiatan dan keberadaannya hal hal yang perlu diperhatikan pada aspek ini adalah :

Jenis Kemasan AMDK

Konsumen Pemakai

Konsumen Penjual

JUG/Gallon 19 L

Rumah tinggal, instansi pemerintah, kantor swasta, Bank, Pabrik, Rumah sakit, sekolah dan hotel

Distributor, agen, supermarket, toko kelontong

SPS (Small Pack) Botol (1500, 600, 330 mL PET) & 380 Glass bottle

Hotel, wisma, restauran & Bar, kantin bar/café, bioskop dan tempat wisata

Distributor, agen, supermarket, toko kelontong, asongan

Gelas 240 ml

Hotel, wisma, restauran & Bar, kantin bar/café, bioskop dan tempat wisata

Distributor, agen, supermarket, toko kelontong, asongan

IV. Keyword Bisnis

Keyword dari bisnis ini adalah :

  • Penyediaan air minum bagi masyarakat
  • Peningkatan PAD bagi semua level pemerintahan
  • Peningkatan pembangunan masyarakat
  • Penyerapan tenaga kerja pada semua lini distribusi